MustRead

|

Hati-Hati, Penipuan SMS Masih Marak

Fakfakinfo.com – Heboh penipuan via SMS sudah me-nasional. Sakjng besar dan gusarnya masyarakat pengguna kemonikasi via telepon seluler, hal aksi tipu-tipu ini akhirnya memaksa Menteri Komunikasi dan Informasi, mengumpulkan para penyedia jasa seluler. Bahkan, kasus ini tengah dalam pedalaman alias penyelidikan dari Polda Jaya.

Dalam sebuah diskusi di salah satu televisi nasional, Henry Subyakto, Staf Ahli Menkominfo meminta masyarakat agar waspada dan melaporkan jika mengetahui atau menjadi korban penipuan via SMS.

“Ini sudah bisa masuk pidana. Maka masyarakat bisa melaporkan tindakan ini kepada kepolisian.” Tegas Henry.

Sedangkan dari YLKI, Karunia Kasih Rahayu yang menjabat sebagai Kepala Divisi Pengaduan dan Hukum YLKI, mengemukakan satu fakta yang cukup mencengangkan.

“Ada SMS yang berbunyi; tolong belikan mama pulsa dan seterusnya, ternyata itu diotaki oleh seorang narapidana yang saat ini sedang dipidana di dalam Rutan.” Ujar Karunia Kasih Rahayu.

Tiga korban penipuan via SMS yang ikut nimbrung via telepon dalam acara tersebut, mengakui pernah menjadi korban penipuan. Pengakuan ketiganya hampir sama, yakni pulsanya tersedot setelah mereka mengikuti perintah lanjutan dari sebuah SMS yang diterimanya.

“Saya menduga, pelaku penipuan ini bekerja sama dengan provider. Sebab, nomor teleponnya dari 4 angka.” Aku Neneh yang berasal dari Maluku.

Masyarakat hendaknya tetap mewaspadai upaya penipuan melalui SMS. Dalam dua minggu ini, upaya penipuan via SMS tersebut makin marak terjadi. Padahal, upaya penipuan via SMS berkedok meminta pulsa, mengabarkan mendapatkan hadiah serta, serta janji gombal lainnya, sering diberitakan di media elektronik, utamanya televisi.

Masih munculnya upaya penipuan via SMS ini, nampaknya karena pelaku penipuan masih menganggap masyarakat Indonesia pengguna HP masih bodoh dan mudah dikibuli. Selain itu, bisa juga pelaku hanya coba-coba. Siapa tahu di jaman mutakhir ini, masih ada yang ‘sukarela’ memberikan uangnya kepada orang lain.

Waspadai jika masyarakat menerima SMS dari nomnor-nomor yang tidak dikenal, yang diduga kuat digunakan untuk aksi penipuan. Fakfakinfo.com sempat menerima 2 SMS dari 2 nomor yang berbeda, yakni nomor 085218829493 dan 089694860365.

Konten atau isi SMS dari kedua nomor tersebut ialah; dari nomor 085218829493 berisi: “Pelanggan Yth, Anda mendapat hadiah Yamaha mio soul dari program T-SELpoin 2011. Untuk info hubungi CS (customer service -red) di 085217998777. Izin menkominfo: 10/09/2011/5247-57.” SMS ini tentu saja nampak janggal. Sebab, untuk undian berhadiah, biasanya ijin diberikan oleh Menteri Sosial, bukan Menteri Komunikasi dan Informasi.

Sedangkan dari nomor 089694860365 berisi: “Bapak/Ibu tolong uangnya ditranfer sekarang Bank BRI a/n. Fauzi Ridwan nomor rekening 1406.0100.1281.501. entar kalau sudah transfer SMS aja ya. Terima kasih.

Kepala Cabang BRI Fakfak, Hari Basuki, mengatakan, “Nomor rekening BRI yang dipakai itu berasal dari BRI Taman Mini di Jakarta. Sebaiknya kalau menerima SMS seperti itu, harus dicek kebenarannya dulu. Jangan langsung percaya.”

Sementara itu, Mama Diba yang juga menerima SMS yang diduga kuat merupakan SMS penipuan mengatakan tidak terpengaruh dengan SMS yang datang dari nomor yang tidak dikenal.

“Tidak saya hiraukan. Kadang kalau jengkel, saya balas: hadiah kau ambil sudah, untuk biaya kubur.” Ujar Mama Diba.

Sebaiknya, masyarakat tidak perlu menghiraukan dengan SMS model seperti itu. Jika masih ragu, bisa menghubungi pihak terkait, seperti operator seluler, pihak bank yang disebutkan rekeningnya, atau pihak kepolisian.

1 Komentar »» “Hati-Hati, Penipuan SMS Masih Marak”

  1. kata mati says:

    ya,,saya juga dpt sms yg isix” tlong tranfer uang ke rening,,(sekian2). klu uda transfer sms ya.? trus aq bls. y? aq uda tranfer itu tlong dicek. yg pastix mnipu itu pasti ke bank unk cek. pdhal aq nga transfer,,,
    sobat2, kawan2,,apa bila anda mndpatkn sms sprti dia atas jgn di tanggapi…itu penipuaan,,
    ok!

Tinggalkan Komentar Anda