Masalah STIKIP Nuuwar Akhirnya Terpecahkan
Fakfakinfo.com_ Setelah mengalami ketidakpastian selama 6 bulan terakhir ini, permasalahan yang melilit Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Nuuwar Fakfak, akhirnya menemukan solusi.
Kedatangan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Ir. Joko Susanto, MSc. ke Fakfak pada Kamis (29/12,) memang diharapkan dapat membantu mengurai benang kusut STIKIP Nuuwar. Ratusan mahasiswa STIKIP NUuwar yang selama ini resah, setidaknya bisa sedikit lega.
Ketua STIKIP Nuuwar, Khalek Woretma, M.Si. menejleskan bahwa permasalah STIKIP Nuuwar telah mendapatkan titik terang.
“Atas arahan Dirjen Dikti dan juga pihak Kopertis, akhirnya untuk perkuliahan mahasiswa PGSD akan digabung dengan STIKIP Muhammadiyah di Manokwari, sedangkan mahasiswa geografi akan bergabung dengan STIKIP di Ternate. Namun kami tetap mengusahakan agar perkuliahannya tetap dilangsungkan di Fakfak.” Terang Khalek Woretma.
Lebih lanjut Khalek Woretnya menyampaikan bahwa, masalah tingkatan semester mahasiswa tidak dikurangi. “Jadi kalau yang sudah semester 4, meski bergabung dengan perguruan tinggi yang lain, tetap di semester 4. Tidak turun mengulang dari awal.” Lanjut Khalek.
Salah mahasiswa STIKIP Nuuwar, Farihatin, mengaku senang dengan solusi tersebut. “Aduh, senang sekali. Namun tentu saya sangat berharap agar perkuliahannya tetap di Fakfak. Kalau harus di luar Fakfak, tentu merepotkan dan masalah rumit lagi.” (wah)








moga2 ini bukan hanya omong kosong belaka