M Sunardi, SE. Sebagai Pengganti Antar Waktu Alm. H. Usman Tomsio
Fakfakinfo.com_ Perjuangan M Sunardi, SE. untuk tembus mewakili masyarakat di kursi anggota DPRD Kabupaten Fakfak, akhirnya berbuah manis. Setelah sekian tahun bergelut dunia politik melalui PAN dan terakhir di PPP, jalan mulus nomor urut ketiga dalam urutan jumlah perolehan suara pada Pileg 2009 ini, akhirnya terbentang.
Ketua DPC PPP Kabupaten Fakfak, Jufri Achmad, menyampaikan keputusan partai bergambar ka’bah yang meng-SK-kan M Sunardi, SE. menggantikan Alm. H. Usman Tomsio tersebut, kemarin (13/2) di sela-sela jamuan makan siang.
“Partai kami, dengan mempertimbangkan peraturan yang ada, maka mengutus saudara Muhammad Sunardi, SE. sebagai anggota DPRD Kabupaten Fakfak, menggantikan almarhum H. Usman Tomsio. Jadi ini alasan utama kami. Sehingga dapat kami jelaskan, mengenai keputusan partai maka yang utama adalah peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara ini.” Jelas Jufri Ahmad, yang didampingi oleh Ketua Tim Investigasi Internal partai, Untung, SH.
Jufri Ahmad tidak menampik adanya upaya-upaya dari pihak lain yang menginginkan agar diberikan kebijaksanaan lain terkait PAW ini.
“Memang sudah ada beberapa orang yang menyampaikan aspirasinya kepada kami. Namun sekali lagi kami tegaskan, partai kami berjalan diatas perundang-undangan yang ada. Jika tidak sesuai peraturan, maka itu namanya melanggar undang-undang.” Tambah Jufri.
Lebih lanjut Jufri menjelaskan, bahwa partai akan mengontrol dengan ketat anggotanya yang saat ini berada dalam Fraksi Kasih Pembangunan DPRD Fakfak.
“Ketiga anggota kami yang ada di dewan sudah sepakat untuk tunduk kepada partai, sebab fraksi adalah kepanjang partai, bukan alat kelengkapan dewan. Jadi nantinya, segala sesuatu yang terjadi di dewan, harus digodok di DPC terlebih dulu. Fraksi hanya bertugas membacakan hasil yang sudah dibahas partai. Tidak seperti sekarang ini yang cenderung mengambil kebijaksanaan sendiri.” Ujar Jufri.
Jufri juga mengakui lemahnya beberapa fungsi dewan. “Fungi budgeting lemah. Dewan tidak membahas anggaran secara mendetail, tahu-tahu jadi. Fungsi pengawasan juga lemah. Maka itu, kami mengambil kebijakan agar segala keputusan dan pandangan fraksi, adalah keputusan dan pandangan partai.” Ujar Jufri.
Dalam kesempatan tersebut, Jufri Ahmad atas nama pengurus DPC PPP Kabupaten Fakfak menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada keluarga Alm. H. Usman Tomsio atas dedikasi dan pengabdiannya kepada partai dan masyarakat.
“Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya, kepada keluarga H. Usman Tomsio atas perjuangan dan pengambdian Beliau kepada partai dan kepada masyarakat Fakfak.” Ujar Jufri Ahmad.
Hasil Investigasi Internal Belum Final
Ketua Tim Investigasi Internal, Untung, SH. menyampaikan bahwa hasil investigasi masih belum mencapai resume atau kesimpulan. Hal ini dikatakan Untung beberapa waktu lalu, di Bandara Tores kepada media ini.
“Masih belum mencapai resume. Namun data-data sudah berada di tangan kami.” Terang untung.
Hasil kerja tim ini nantinya merupakan catatan “penyidikan”, utamanya kepada anggota dewan yang berasal dari PPP. Hal ini diperlukan untuk mengevaluasi kinerja anggota dewan asal PPP.
Sementara itu, disinggung dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Ketua DPRD Afit Rumagesan yang merupakan kader PPP, Jufri menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan yang bersangkutan.
“Hasil pembicaraan itu masih mengambang. Namun kami berencana untuk meminta bantuan anggota komisi III DPR RI untuk turun ke Fakfak, melihat kasus tersebut,” jelas Jufri Ahmad. “Jangan sampai kasus tersebut membelenggu partai. Ini harus segera di-klir-kan.” Lanjutnya. (wah)







Semoga TERWUJUD…..!!!!!
tapi masih ada yang ingin kursi itu, lho. PPP dan Sunardi perlu tengok-tengok