Pasar Ikan Modern Akan Segera Dibangun Dengan Dana 12 Miliar
Fakfakinfo.com_ Pemerintah Kabupaten Fakfak, melalui APBD 2012, akan mengalokasikan dana sebesar 12 miliar, guna membangun satu komplek pasar modern, yakni pasar ikan dan pasar konvensional yang modern.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos. M.AP. menyampaikan hal ini saat ditemui media ini di ruang kerjanya, kemarin (9/2).
“Memang benar, Pemerintah Daerah akan membangun sebuah komplek pasar. Nantinya akan ada pasar khusus ikan yang modern, dan juga pasar konvensional yang juga modern. Kalau pasar ikan modern, dibangun guna merelokasi pedagang ikan yang selama ini belum memiliki tempat berjualan. Sehingga, masyarakat bisa fokum ke satu pasar jika ingin belanja hasil laut. Sedangkan pasar konvensional yang juga modern, dibuat sebagai antisipasi kondisi Pasar Thumburuni yang kita tahu, sedikit miring. Sehingga beban Pasar Thumburuni dapat berkurang. Sebab kita sama-sama tahu, beban Pasar Thumburuni cukup besar. Banyak pedagang yang belum bisa ditampung disana.” Jelas Samaun Dahlan.
Menurut Samaun, pasar ini akan dibangun di daerah Wagom Pantai, seluas 2 sampai 3 hektar. Dampak dari pembangunan pasar ini, maka akan terjadi relokasi terhadap rumah hunian masyarakat yang selama ini menempati area Wagom Pantai.
“Saat ini Pemda melalui Kepala Distrik dan tokoh masyarakat tengah mengupayakan pendekatan kepada masyarakat. Salah satu hal yang disosialisasikan adalah masalah relokasi sekitar 42 KK. Tentu Pemda akan sangat memperhatikan masalah ini. Sehingga, relokasi tidak menimbulkan masalah baru, namun diupayakan menjadi lahan baru yang menguntungkan,” ujar Samaun. “Kami akan mencarikan lokasi baru yang baik. Karena yang direlokasi adalah keluarga nelayan, maka tentu kami akan mencari lokasi yang sesuai dengan pekerjaan mereka.” Lanjut Samaun.
Sebagai tahap awal, Pemda segera mereklamasi pantai sehingga diharapkan pasar dapat segera dibangun tahun ini. (wah)








seharusnya hal” mendasar yang mmbantu masyarakat fak” beraktifitas yg di utamakan dahulu.
yaa brbicara tentang hal yg mndasar trsebut yakni Aksesibilitas.
sarana aksesibilitas sangat membantu perkembangunan suatu daerah krn itu mrupakan akses utama untuk memajukan produktivitas masyarakatnya.
perbaiki dulu jalan” yanhg ada, pemerataan jalan baik di kampung” maupun didalam kota krn smua itu trhubung satu sama lain.
setelah jalan sudah bagus baru prhatikan yg lain, harus sabar dalam membangun dan lht kondisi yg ada dan trus berupaya meningkatkan penghasilan asli daerah setiap tahunnya.
otonomi daerah di berikan oleh pemerintah pusat itu utk mndengarkan segala aspirasi masyarakat sesuai dgn kebutuhan.
makasi
sangat setuju dng Om KKJ.
masih ada yg menghambat, jd tlg bertahap sajalah.
biar smua lancar & tdk ada yg mnghambat.
pace mace, kamorang yg tinggal di wagom pantai, basiap-siaplah. biasanya, meski ada penolakan, proyek tra berhenti. gusur akan jalan terus
MODREN APANYA KEPALA PU YANG EKSFOR IKAN SAJA KABUPATEN SORONG TERUS FAKFAK CUMA TERIMA ANGIN JADI PIKIR BAIK2 DULU MASIH BANYAK YANG PERLU DI BENAHI BUAT PASAR BUKAN SEKEDAR BANGUNAN SAJA BEGITU KEPALA PU
Tolong urus dululah antrian BBM di SPBU supaya lancar dulu, listrik jang mati mati truusss, air bersih supaya jalan non stop dolokaaaa, jang 3 hari satu kali jalan cuma 3 jam saja bah, baru tagihan pu mahal sajaaa, tertibkan dululan tata kota fakfak, tolong upaya kota Fakfak bebas sampah dululah, baru kita bicara yang modern tooooo
Weh..KKJ…ko mantap…sa tunggu ko komen2 tapi sekarang baru ko muncul…Bongkar