MustRead

|

Program (Heboh) Perumahan Rakyat di Tahun 2013

Fakfakinfo.com_ Sebanyak 2.000 unit rumah direncanakan segera dibangun untuk masyarakat Fakfak di Tahun 2013 ini. Program yang dibiayai dari dana APBN ini, akan mengalokasikan dana lebih dari 100 juta per unit rumah. Demikian dijelaskan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, S.Sos. MAP.

“Memang benar, di Tahun 2013 ini, pemerintah merencanakan membangun 2.000 unit rumah tipe 36 dengan 2 kamar, layak huni bagi masyarakat Fakfak. Mekanismenya, rumah-rumah ini dibangun pada satu area, yang mana dalam satu area tersebut akan dibangun sekitar 30 unit rumah,” ujar Samaun.

Lebih lanjut Samaun menjelaskan bahwa, pihak distriklah yang diwajibkan menyediakan lahan-lahan tersebut. Sehingga, penyerapan rumah dalam program ini, tergantung dari seberapa banyak lahan yang mampu disediakan oleh distrik. Dengan demikian maka, pada satu distrik bisa terdapat lebih dari satu area perumahan tersebut.

“Kalau distrik tersebut tidak mampu menyediakan lahan, maka akan dialihkan kepada distrik lain yang bisa menyediakan lahannya,” jelas Samaun.

Pembangunan perumahan rakyat dalam satu area ini dimaksudkan, bahwa pemerintah akan menindaklanjuti pembangunan perumahan ini dengan program pendukung lanjutan, misalnya pertanian atau peternakan bagi keluarga yang menghuni area tersebut.

“Jadi pemerintah tidak hanya lepas tangan setelah selesai dengan pembangunan rumahnya, namun melanjutinya dengan program pendukung lanjutan, agar keluarga tersebut benar-benar mampu hidup mandiri,” lanjut Samaun.

Disinggung adanya isu yang menyebutkan adanya “iuran” bagi warga yang ingin mendapatkan rumah tersebut, Samaun menegaskan bahwa program tersebut tidak memungut biaya apapun.

“Pemerintah tidak memungut biaya apapun. Jadi kalau ada yang meminta dana tertentu, itu tidak benar,” tegas Samaun.

Bantuan Sosial Rehab Rumah Bagi 2.500 Rumah

Di tahun ini pula, pemerintah berupaya merehabilitasi sebanyak 2.500 unit rumah, yang akan dilaksanakan dari program bantuan sosial atau Bansos.

“Untuk program bantuan sosial ini, kami akan merehab sekitar 2.500 unit rumah, dan masing-masing rumah yang direhab akan mendapatkan bantuan sebesar 15 juta hingga 20 juta. Kami berharap, program ini mampu melanjutkan program serupa sebelumnya, yang memang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” ujar bapak dua anak ini.

Dalam satu kesempatan beberapa waktu lalu, Samaun sempat menyampaikan bahwa, Tahun 2013 dan tahun-tahun berikutnya, Pemerintah Daerah fokus pada pembangunan kerakyatan.

“Pemerintah Daerah telah sepakat, bahwa di Tahun 2013, sasaran pembangunan di Fakfak, ditekankan pada pembangunan kerakyatan. Sehingga pembangunan di kampung dapat digerakkan sedemikian rupa, untuk mendukung pengembangan perkotaan yang telah ditata,” ujar Samaun mantap. (wah)

12 Komentar »» “Program (Heboh) Perumahan Rakyat di Tahun 2013”

  1. Jhon Sampari says:

    Terkait dengan BANSOS utk rehab rumah warga… pemerintah harus jeli…. karena kadang2 bantuan rehab ini tdk tepat sasaran!!” saya ingin mengatakan semoga tulisan ini dibaca oleh mereka2 yg terkait dengan kebijakan diatas… tolonglah di bantu orang tua – orang tua kita yg telah berjasa membangun negeri ini terutama mereka para tokoh2 veteran. yang saya lihat para tokoh – tokoh veteran di kabupaten Fakfak tidak pernah mendapat perhatian pemerintah periode sekarang. mereka hanya dilihat saat perayaan HUT Kemerdekaan Negera atau HUT Pahlawan 10 November, setelah itu terlupakan bagaikan daun kering yg setelah jatuh malah terinjak oleh kaki – kaki manusia..!!!!”

  2. Jhon Sampari says:

    Program 1000 rumah adalh program pusat, jangan dipolitisir seakan-akan itu program pemerintah daerah…. selain itu juga dikatakan agar masing – masing distrik harus menyiapkan lahan utk 30 unit rmh, hal ini mustahil dpt dilakukan oleh distrik. kita tau sendiri bagaimana pihak Distrik akan kesulitan dalam menyiapkan lahan seluas itu. belum lagi harga tanah yg mahal di tambah palang memalang. saudara2 tahu sendirilah kalau yg namanya tanah atau lahan tdk ada yg gratis di Papua. saran saya sebaiknya pemerintah langsung mendatangi warga warga yg telah memiliki tanah atau lahan yg telah bersertifikat namun mengalami kendala dana dlm pembangunan rumahnya. agar mereka dpt dibantu mungkin ini lebih tepat dan hemat biaya.

Tinggalkan Komentar Anda