<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fakfakinfo.com</title>
	<atom:link href="http://fakfakinfo.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fakfakinfo.com</link>
	<description>Santun Mencerdaskan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 20 May 2012 11:48:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>2.500 Orang Ikuti Jalan Sehat HUT Kodam dan Korem</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/2-500-orang-ikuti-jalan-sehat-hut-kodam-dan-korem.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/2-500-orang-ikuti-jalan-sehat-hut-kodam-dan-korem.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 11:48:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak jalan sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3984</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Jalan sehat bertajuk Gebyar Merah Putih Negeriku dalam rangka memperingati HUT Kodam XVII/Cendrawasih dan Korem 171/Praja Vira Tama ke 49 Tahun 2012 pada Sabtu, 19 Mei 2012,  berlangsung meriah. Jalan sehat yang memerah-putihkan Kota Fakfak ini, diikuti lebih kurang 2.500 peserta dari berbagai kalangan. Selain diikuti oleh anggota TNI dan Polri, jalan sehat ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3985" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3985" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/2-500-orang-ikuti-jalan-sehat-hut-kodam-dan-korem.html/fakfak-hut-kodam"><img class="size-full wp-image-3985" title="fakfak hut kodam" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-hut-kodam.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Dandim 1706 Fakfak, melepas peserta jalan sehat</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Jalan sehat bertajuk Gebyar Merah Putih Negeriku dalam rangka memperingati HUT Kodam XVII/Cendrawasih dan Korem 171/Praja Vira Tama ke 49 Tahun 2012 pada Sabtu, 19 Mei 2012,  berlangsung meriah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jalan sehat yang memerah-putihkan Kota Fakfak ini, diikuti lebih kurang 2.500 peserta dari berbagai kalangan. Selain diikuti oleh anggota TNI dan Polri, jalan sehat ini juga dikuti oleh PNS, kalangan pebisnis, OKP, Ormas, paguyuban etnis, pramuka, pelajar serta masyarakat umum.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Meski beberapa jam sebelumnya Kota Fakfak diguyur hujan, pelaksanaan jalan sehat dapat berlangsung sesuai jadwal yang direncanakan. Seolah mendapat restu dari Tuhan yang Maha Esa, satu jam sebelum waktu start pada 06.00 WIT, hujan berhenti turun.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Satu persatu peserta mulai berkumpul di Stadion 16 Nopember sebagai lokasi start jalan sehat. Suasana Kota Fakfak yang dingin pagi itu, justru disukai peserta jalan sehat. Dan pada 06.15 WIT, jalan sehat Gebyar Merah Putih Negeriku dilepas oleh Komandan Kodim 1706 Fakfak, Letkol (Inf) Darwis Efendi, didampingi oleh Kasdim Mayor (Inf) Slamet Supriyanto.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Jalan sehat ini disebut Jalan Sehat Gebyar Merah Putih Negeriku, dilangsungkan dalam rangka memperingati HUT Kodam serta HUT Korem. Alhamdulillah, pesertanya membludak. Hingga kaos yang disediakan oleh panitia tidak mencukupi.” Ujar Komandan Kodim 1706 Fakfak, Letkol (Inf) Darwis Efendi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lebih kurang satu jam perjalanan, peserta akhirnya finish di area parkir Pasar Thumburuni. Di pasar terbesar di Kabupaten Fakfak ini, panitia telah menyuguhkan aneka makanan rebusan. Selain kacang tanah rebus, tak ketinggalan singkong dan ubi rebus juga disediakan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Peserta juga terhibur oleh senam yang dipergakan oleh ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana dan murid SD. Suasana semakin enjoy karena Dandim dan Kasdim serta perwira Kodim lainnya, turut senam bersama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jalan sehat ini diakhiri dengan undian doorprize. Puluhan doorprize dibagikan kepada peserta. Dan puncaknya, Dicki, siswa SD Yapis beruntung mendapatkan 1 unit lemari es ukuran jumbo. Tak terbayang sukacita Dicki mendapat doorprize itu. Dicki harus menghubungi orang tuanya agar bisa membawa pulang hadiahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Tak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan jalan sehat ini, sehingga jalan sehat ini berjalan sukses. Sudah sehat karena berolah raga, peserta juga senang karena mendapatkan doorprize.” Ujar Kasdim Slamet Supriyanto.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Anak itu sungguh beruntung. Dia tadi itu terlambat datang, sehingga tidak mengikuti jalan sehat sejak awal. Dia bergabung dengan teman-temannya ketika peserta lewat di depan rumah dinas Kapolres. ” Ujar Ismoko, guru Dicki.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah bergelut dengan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kodam dan Korem, jajaran Kodim 1706 Fakfak beberapa hari lagi akan disibukkan kegiatan TMMD yang direncanakan dilangsungkan di Kampung Mandoni Distrik Kokas. TMMD ini akan dibuka oleh Danrem pada 23 Mei nanti. (wah)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/2-500-orang-ikuti-jalan-sehat-hut-kodam-dan-korem.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dubes Vatikan Untuk Indonesia Disambut Meriah</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/dubes-vatikan-untuk-indonesia-disambut-meriah.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/dubes-vatikan-untuk-indonesia-disambut-meriah.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 May 2012 11:41:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Papua]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak paus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3979</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Duta besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Antonio Guido Pilipazzi, mendapat sambutan meriah masyarakat Fakfak. Puluhan mobil tergabung dalam iring-iringan Mgr. Antonio Guido Pilipazzi, sejak kedatangan pemimpin umat katolik ini di Bandara Torea. Ratusan anak SD dikerahkan untuk melambai-lambaikan bendera merah putih di beberapa titik di sepanjang jalan dari Bandara Torea sampai Kota Fakfak. Kedatangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3980" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3980" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/dubes-vatikan-untuk-indonesia-disambut-meriah.html/fakfak-dubes"><img class="size-full wp-image-3980" title="fakfak dubes" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-dubes.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Duta besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Antonio Guido Pilipazzi</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Duta besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Antonio Guido Pilipazzi, mendapat sambutan meriah masyarakat Fakfak. Puluhan mobil tergabung dalam iring-iringan Mgr. Antonio Guido Pilipazzi, sejak kedatangan pemimpin umat katolik ini di Bandara Torea. Ratusan anak SD dikerahkan untuk melambai-lambaikan bendera merah putih di beberapa titik di sepanjang jalan dari Bandara Torea sampai Kota Fakfak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kedatangan Mgr. Antonio Guido Pilipazzi ke Fakfak adalah untuk memperingati 118 tahun agama katolik di tanah Papua, khususnya Fakfak. Selain itu, kegaiatan akbar ini juga dimaksudkan untuk memperingati 80 tahun agama katolik di Kampung Gewerpe.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dari Bandara Torea, Mgr. Antonio Guido Pilipazzi menuju gereja Santo Yosep Fakfak untuk melaksanakan pemberkatan gereja katolik terbesar di Fakfak ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kedatangan Mgr. Antonio Guido Pilipazzi di gereja Santo Yosep, disambut unjuk kebolehan drumband yang dimainkan anak-anak. Ratusan umat katolik mengikuti pemberkatan hingga lantai I dan II gereja Santo Yosep penuh sesak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Usai pemberkatan, rombongan Mgr. Antonio Guido Pilipazzi menuju hotel untuk istirahat. Dalam lawatannya kali ini, agenda duta Vatikan ini sangat padat. Puncaknya, Mgr. Antonio Guido Pilipazzi direncanakan akan melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan patung di Pulau Bone, yang informasinya setinggi 75 meter, pada Senin (21/5) besok. (wah)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/dubes-vatikan-untuk-indonesia-disambut-meriah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Investor Cina Melirik Bandara Siboru</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/investor-cina-melirik-bandara-siboru.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/investor-cina-melirik-bandara-siboru.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 12:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak bandara siboru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3975</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Kedatangan beberapa orang yang informasinya dari Cina, diprediksi akan membawa angin segar bagi dunia investasi di Fakfak. Sebab, seperti disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Fakfak, Drs. Latief Suery, MTP., kedatangan rombongan warga Cina tersebut, bertujuan untuk investasi di Fakfak. Menurut Latief Suery, calon investor dari Cina tersebut akan diperlihatkan beberapa potensi Kabupaten Fakfak yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3976" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3976" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/investor-cina-melirik-bandara-siboru.html/fakfak-bandara-lokasi"><img class="size-full wp-image-3976" title="fakfak bandara lokasi" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-bandara-lokasi.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Kadis PU, Samaun Dahlan berdialog dengan calon investor</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Kedatangan beberapa orang yang informasinya dari Cina, diprediksi akan membawa angin segar bagi dunia investasi di Fakfak. Sebab, seperti disampaikan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Fakfak, Drs. Latief Suery, MTP., kedatangan rombongan warga Cina tersebut, bertujuan untuk investasi di Fakfak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menurut Latief Suery, calon investor dari Cina tersebut akan diperlihatkan beberapa potensi Kabupaten Fakfak yang masih bisa diexplor dengan maksimal.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Selain ke Bandara Siboru, kami ajak mereka melihat potensi pertanian di Bomberay.” Jelas Latief.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Rabu (16/5) lalu, para calon investor tersebut diajak ke lokasi pembuatan Bandara Internasional Siboru, di Kampung Siboru Distrik Fakfak Barat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Di lokasi Bandara Internasional Siboru, terjadi dialog antara calon investor dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, SSos. MAP. Terkait masalah teknis pembangunan Bandara. Meski tidak banyak hal yang digali dalam percakapan itu, nampaknya para calon investor itu mengerti penjelasan Kepala Dinas PU.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Mereka meminta agar pekerjaan yang sekarang dilakukan, dihentikan dulu, agar mereka bisa melakukan pendalaman tehnis. Akan dilihat masalah tanah, dan lain sebagainya,” terang Latief. “Kita bisa lihat, bahwa proyek yang kita laksanakan adalah proyek masa depan. Kalau orang hanya berpikir untuk 5 tahun saja, kami sudah berpikir untuk 25 tahun mendatang.” Lanjutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Dibutuhkan keberanian dan cara berpikir yang luar biasa untuk bisa mewujudkan proyek ini. Sebab nantinya, perkembangan Kabupaten Fakfak, akan banyak dipengaruhi oleh Bandara ini.” Tambah Samaun Dahlan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kamis kemarin (17/5), rombongan calon investor itu bertolak ke Bomberay untuk melihat potensi yang mungkin bisa mereka garap. Sayangnya, wartawan tidak diikutkan. (wah)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/investor-cina-melirik-bandara-siboru.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menengok Bandara Siboru, Menembus Belantara Dengan Eksavator</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/menengok-bandara-siboru-menembus-belantara-dengan-eksavator.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/menengok-bandara-siboru-menembus-belantara-dengan-eksavator.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 May 2012 12:19:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Politik & Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak bandara siboru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3971</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Sudah berbulan-bulan ini saya sering mendengar kalimat Bandara Siboru, atau ada yang menambahkan kata ‘internasional’, sehingga lengkapnya menjadi Bandara Internasional Siboru. Tentu saja hal ini membuat saya penasaran, ingin mengenal lebih dekat, ‘barang’ macam apa itu Bandara Internasional Siboru. Dan, rasa penasaran itu akhirnya terlunasi kemarin, Rabu, 16 Mei 2012. Atas ajakan Kepala Dinas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3972" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3972" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/menengok-bandara-siboru-menembus-belantara-dengan-eksavator.html/fakfak-bandara-siboru"><img class="size-full wp-image-3972" title="fakfak bandara siboru" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-bandara-siboru.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Eksavator jadi kendaraan wajib menuju lokasi Bandara Siboru</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Sudah berbulan-bulan ini saya sering mendengar kalimat Bandara Siboru, atau ada yang menambahkan kata ‘internasional’, sehingga lengkapnya menjadi Bandara Internasional Siboru. Tentu saja hal ini membuat saya penasaran, ingin mengenal lebih dekat, ‘barang’ macam apa itu Bandara Internasional Siboru. Dan, rasa penasaran itu akhirnya terlunasi kemarin, Rabu, 16 Mei 2012.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Atas ajakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Fakfak, Samaun Dahlan, SSos. MAP., saya beserta dua orang rekan wartawan lain, berkesempatan mengunjungi Bandara Internasional Siboru.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pagi itu, rombongan kami berjumlah belasan orang. Saya tidak sempat menghitung ada berapa orang persisnya yang ikut. Yang saya tahu, ada 5 mobil yang turut dalam rombongan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya, “misi” kami antara lain, mengantar rombongan orang Cina yang informasinya akan berinvestasi dalam pembangunan Bandara Internasional Siboru. Maka tak heran jika rombongan tersebut, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Bappeda, masing-masing bersama stafnya. Sedangkan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, La Duane, datang terlambat sehingga tidak sampai di lokasi Bandara.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Berangkat dari salah satu hotel besar di Fakfak, kami menyusuri jalanan yang basah, karena guyuran hujan yang sejak pagi belum berhenti. Perjalanan relatif lancar, hingga Kampung Perwasak. Melewati Kampung Perwasak Distrik Fakfak Barat, laju kendaraan mulai menurun karena terdapat lubang-lubang di jalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Beberapa saat berlalu, kami menjumpai beberapa proyek pelebaran jalan dengan mengeruk bukit batu di beberapa lokasi. Saya berpikir, proyek ini pasti menelan uang miliaran rupiah, karena medannya cukup berat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ketika sampai pada satu jembatan beton yang sedang dalam penyempurnaan, barulah kami mendapati tantangan cukup “mengasyikkan”. Fisik jembatannya memang sudah ada, namun belum tersambung dengan jalan di kedua sisinya. Maka, satu-satunya jalan adalah melalui jalan darurat dengan menyeberangi sungai yang sedang surut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kesulitan saat turun menyusuri sungai saja, sudah menjadi perjalanan yang membuat <em>dag dig dug. </em>Kami harus sedikit menahan nafas ketika mobil harus merangkak secara zig zag karena jalan aspalnya telah tertutupi tanah lengket yang licin. Untunglah, mobil dengan double gardan memang bisa diandalkan. Suara decitan ban akhirnya mengiringi keberhasilan rombongan hingga melenggang sampai di ujung jalan masuk menuju ke Bandara Internasional Siboru.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Begitu pintu mobil dibuka, maka endapan tanah liat nan lengket langsung menghadang. Tak pelak, sepatu kami langsung menjadi ‘korban’. Langkah kaki menjadi tidak lancar, karena tertahan lengketnya tanah Siboru. Saya lirik jam tangan teman, ternyata perjalanan Fakfak – Siboru menelan waktu 80 menit. Inilah rute pertama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Rute kedua, dimulai dari ujung jalan masuk lokasi Bandara sampai ke lokasi Bandara. Perjalanan ini lebih menantang lagi, sebab medannya sangat sulit dilalui kendaraan biasa. Tidak ada mobil ataupun truk yang bisa sampai ke lokasi Bandara. Minimal, itulah pengamatan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Untuk menuju ke lokasi Bandara, rombongan dibagi dalam dua ‘kendaraan’ atau tepatnya menumpang pada eksavator yang memang telah disiapkan untuk menjemput rombongan. Artinya, inilah tumpangan satu-satunya yang memungkinkan kita sampai ke lokasi Bandara.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Menumpang eksavator, terus terang, belum pernah bagi saya, atau mungkin bagi sebagian besar rombongan. Jadi ini adalah pengalaman perdana untuk naik si alat berat. Dengan kondisi jalanan licin dan lengket, maka roda eksavator yang berbentuk rantai adalah jawabannya. Kalau menggunakan ban karet seperti mobil, besar kemungkinan akan bermalam di perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Eksavator yang kami tumpangi, perlahan bergerak mengikuti alur jalan. Naik turun, sedikit miring, perlahan terlewati. Saat menanjak cukup tinggi, kami dibuat sedikit terkejut. Tiba-tiba eksavator kedua yang kami tumpangi melorot. Tanah lengket berlumpur, tak mampu menahan cengkeraman roda rantai eksavator. Untunglah, sopir atau operator eksavator sudah pengalaman. Dengan bantuan pengeruk, badan eksavator ditarik ke depan perlahan, menuju puncak tanjakan. Saya lantas teringat dengan film-film robot. Pengeruk besar itu saya ibaratkan tangan robot yang menahan badannya. Mengasyikkan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Perjalanan rute kedua ini menembus belantara Siboru. Kanan kiri jalan akses ke lokasi Bandara, masih berpagar pohon-pohon besar menjulang tinggi. Sesekali terdengar kicauan penghibur hutan. Satu jam kurang beberapa menit, akhirnya kami sampai juga di lokasi Bandara Internasional Siboru.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Akhirnya saya tahu, lokasi Bandara Internasional Siboru nantinya dibangun di atas bukit-bukit kecil. Entah ada berapa bukit yag akan dipotong seperti memotong nasi tumpeng, lalu meratakan hasil potongannya di sela-sela atau lebih tepatnya jurang antara bukit yang satu dengan lainnya. Saya berpikir, jika benar proyek ini bisa selesai, maka ini adalah proyek yang luar biasa, dengan lumuran bumbu nekat secukupnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dari puncak lokasi bandara, sejauh mata memandang, yang terlihat adalah hamparan hijau hutan. Sedang pohon-pohon besar di sekeliling lokasi bandara, sudah ditebang, sehingga dalam radius beberapa ratus meter, terlihat jurang dan bukit dengan cukup jelas. Sedang di selatan lokasi Bandara, terhampar laut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Di bawah bukit yang telah terpotong yang kami pijak, nampak bekas gubuk-gubuk penebang kayu. Beberapa gelondong kayu besar, terlihat telah digergaji dalam beberapa ukuran. Namun untuk mengeluarkan hasil potongan agar bisa dijual, juga memerlukan tenaga yang luar biasa. Ini bisa dimaklumi, karena tidak ada kendaraan angkut yang bisa membantu mengeluarkan hasil hutan ke jalanan beraspal. Satu-satunya akses, tentu saja harus dipikul. Tapi, siapa mampu? Kalaupun mampu, berapa lama? Maka saya membayangkan, bahwa tebangan dan potongan kayu hanya sedikit saja yang bisa dijual keluar. Dan, lagi-lagi saya harus ‘memaklumi’ bila banyak kayu-kayu besar yang terpaksa ditinggalkan, atau tertimbun tanah berkapur. Andai semua hasil hutan ini bisa diangkut untuk dijual ke kota, maka hasilnya tentu luar biasa. Bisa mencukup kebutuhan beberapa kampung, tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Beberapa puluh menit di puncak lokasi Bandara, tak terasa matahari mulai mengelus kulit kami dengan panasnya. Akhirnya, kami kembali ke awal rute kedua, kembali menumpang si bodi besar, eksavator. Dan, perjalanan kami mengunjungi mega proyek itu, bertabur pengalaman mengasyikkan yang tak akan pernah terlupakan. (wah)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/menengok-bandara-siboru-menembus-belantara-dengan-eksavator.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seorang Guru Tewas Dalam Taxi</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/seorang-guru-tewas-dalam-taxi.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/seorang-guru-tewas-dalam-taxi.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 08:38:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak mayat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3966</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Seorang lelaki yang diperkirakan berusia 40 tahun, akhirnya menghembuskan nafas terakhir di dalam taxi hijau DS 7216 F yang menolongnya. Lelaki tanpa identitas tersebut ditemukan di daerah kawasan dalam kondisi sekarat. Akhirnya, dengan menumpang taxi yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, lelaki tersebut dilarikan ke rumah sakit. Sebelumnya, seperti kesaksian Nurmin, seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3967" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3967" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/seorang-guru-tewas-dalam-taxi.html/fakfak-tewas"><img class="size-full wp-image-3967" title="fakfak tewas" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-tewas.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Seorang Guru Meninggal Dalam Angkot</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Seorang lelaki yang diperkirakan berusia 40 tahun, akhirnya menghembuskan nafas terakhir di dalam taxi hijau DS 7216 F yang menolongnya. Lelaki tanpa identitas tersebut ditemukan di daerah kawasan dalam kondisi sekarat. Akhirnya, dengan menumpang taxi yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian, lelaki tersebut dilarikan ke rumah sakit.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebelumnya, seperti kesaksian Nurmin, seorang wanita yang tinggal di Jalan KH Dewantara, ia melihat lelaki tersebut berjalan di depan Toko Manna di daerah kawasan. Menurut Nurmin, lelaki tersebut berjalan dengan sempoyongan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Dia saya lihat berjalan sempoyongan. Lalu jatuh. Dari mulutnya terdengar seperti suara mendengkur cukup keras, sedangkan jari-jari tangannya kaku mengejang.” Aku Nurmin, saat memberikan kesaksian kepada polisi. Untuk memberikan kesaksian, akhirnya Nurmin dan seorang teman lelakinya diminta ke kantor polisi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sementara itu menurut Teko, sopir taxi, dia merasa kasihan dan langsung membawanya ke rumah sakit.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Saya tidak tahu saya larikan mobil seperti apa. Kasihan dia. Saya minta agar mobil-mobil di depan minggir. Lalu, sampai di pertigaan rumah sakit, sepertinya lelaki tersebut sudah meninggal.” Jelas Teko.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Karena tanpa identitas, polisi yang datang ke UGD RSUD Fakfak kesulitan menghubungi keluarganya. Polisi tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan di tubuh korban. Korban juga diketahui tidak habis menenggak miras. Polisi hanya menemukan uang tunai sebanyak 252.000 dari dalam kantong celana korban.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Karena RSUD Fakfak tidak ada fasilitas kamar jenasah, akhirnya polisi melakukan identifikasi awal terhadap korban di dalam taxi. Polisi mengambil sidik jari tangan korban.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sekitar dua jam setelah korban sampai di RSUD Fakfak, barulah muncul informasi mengenai identitas korban. Dari penjelasan seorang petugas kesehatan di rumah sakit, akhirnya diketahui bahwa korban adalah seorang guru yang pernah mengajar di SD Waserat. Korban tinggal di Kapartutin Atas dan bernama Penehas Idji. (wah)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/seorang-guru-tewas-dalam-taxi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>HUT Kodam Akan Diperingati Dengan Jalan Santai</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/hut-kodam-akan-diperingati-dengan-jalan-santai.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/hut-kodam-akan-diperingati-dengan-jalan-santai.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 08:30:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Info Papua]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak merah putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3961</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ HUT Kodam XVII/Cendrawasih dan Korem 171/Praja Vira Tama ke 49 Tahun 2012, akan diperingati secara serentak di Papua dan Papua Barat. Salah satu agendanya, yakni dengan menggelar jalan santai bertajuk “Gebyar Merah Putih Negeriku”. Kodim 1706 Fakfak, sebagai salah satu satuan jajaran  Kodam XVII/Cendrawasih, juga akan menggelar Jalan Santai “Gebyar Merah Putih Negeriku” yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3962" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3962" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/hut-kodam-akan-diperingati-dengan-jalan-santai.html/fakfak-dandim"><img class="size-full wp-image-3962" title="fakfak dandim" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-dandim.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Dandim 1706 Fakfak, Letkol Inf. Darwis Efendi</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ HUT Kodam XVII/Cendrawasih dan Korem 171/Praja Vira Tama ke 49 Tahun 2012, akan diperingati secara serentak di Papua dan Papua Barat. Salah satu agendanya, yakni dengan menggelar jalan santai bertajuk “Gebyar Merah Putih Negeriku”.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kodim 1706 Fakfak, sebagai salah satu satuan jajaran  Kodam XVII/Cendrawasih, juga akan menggelar Jalan Santai “Gebyar Merah Putih Negeriku” yang direncanakan diikuti oleh ribuan peserta pada Sabtu, 19 Mei 2012.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“jalan santai “Gebyar Merah Putih Negeriku” ini, adalah puncak dari peringatan HUT Kodam XVII/Cendrawasih, sekaligus HUT Korem 171/Praja Vira Tama ke 49. Untuk peserta jalan santai, panitia menyediakan kaos bagi para peserta. Namun, jumlahnya terbatas, hanya 1.500 kaos.” Jelas Komandan KOdim 1706 Fakfak, Letkol Inf. Darwis Efendi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selain diikuti oleh anggota TNI dan Polri, jalan sehat yang akan start pada 06.00 WIT di Stadion 16 Nopember dan berakhir di Pasar Thumburuni ini, juga akan diikuti oleh OKP, Ormas, paguyuban masyarakat etnis di Fakfak, PNS, mahasiswa, Pramuka dan pelajar SD hingga SMA.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pada akhir Jalan santai “Gebyar Merah Putih Negeriku” di Pasar Thumburuni, peserta dan masyarakat akan disuguhi berbagai hiburan. Selain itu, bagi peserta jalan santai, akan mendapatkan berbagai macam doorprize yang disediakan panitia.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Beberapa kegiatan lain yang telah dilaksanakan ialah, donor darah pada 9 Mei dan karya bhakti di Taman Makam Pahlawan pada 11 Mei. Sedangkan kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain, ziarah ke Taman Makam Pahlawan pada 16 Mei yang akan dirangkai dengan yasinan serta syukuran pada 17 Mei. Dan puncak kegiatan adalah jalan santai “Gebyar Merah Putih Negeriku”. (wah)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/hut-kodam-akan-diperingati-dengan-jalan-santai.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polisi Bongkar Pencurian Berantai Libatkan 3 Pelajar</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/polisi-bongkar-pencurian-berantai-libatkan-3-pelajar.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/polisi-bongkar-pencurian-berantai-libatkan-3-pelajar.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 03:41:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak pencurian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3956</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Satuan Reserse dan Kriminal Polres Fakfak, akhirnya berhasil membongkar aksi pencurian berantai yang terjadi di beberapa kantor dan rumah penduduk di daerah Wagom. Pencurian yang diperkirakan mengakibatkan kerugian hampir 50 juta ini, ternyata melibatkan 3 orang pelajar. RS (19), IQ (17) dan ST (17), ketiganya masih berstatus pelajar, berhasil diringkus oleh polisi, setelah salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3957" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3957" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/polisi-bongkar-pencurian-berantai-libatkan-3-pelajar.html/fakfak-polisi"><img class="size-full wp-image-3957" title="fakfak polisi" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-polisi.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Polisi penjaga keamanan</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Satuan Reserse dan Kriminal Polres Fakfak, akhirnya berhasil membongkar aksi pencurian berantai yang terjadi di beberapa kantor dan rumah penduduk di daerah Wagom. Pencurian yang diperkirakan mengakibatkan kerugian hampir 50 juta ini, ternyata melibatkan 3 orang pelajar.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">RS (19), IQ (17) dan ST (17), ketiganya masih berstatus pelajar, berhasil diringkus oleh polisi, setelah salah seorang diantaranya mengakui perbuatannya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kasat Reskrim Polres Fakfak, Iptu Eddy Sahputra, mendampingi Kapolres Fakfak, AKBP Rudolf Michael, mengatakan, “Dari 3 tersangka, 2 adalah siswa SMA dan 1 siswa SMP. Barang bukti yang berhasil kami amankan diantaranya barang elektronik yang belum sempat terjual. Kami masih mengejar barang bukti lain yang diakui telah dijual ke Kaimana. Kerugian yang ditimbulkan, untuk bentuk uang sekitar 13 juta, sedangkan bentuk barang elektronik lebih kurang senilai 30 sampai 40 jutaan.”</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Keberhasilan polisi mengungkap kasus pencurian berantai ini, adalah hasil pengembangan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Dari salah satu TKP, polisi menemukan sidik jari yang diduga milik pelaku.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Kecurigaan warga terhadap mereka sebenarnya sudah ada. Tinggal membuktikannya. Untuk itu, setelah dalam olah TKP kami menemukan sidik jari, melalui orang dekat orang yang kami curigai, kami berhasil mendapatkan sampel sidik jarinya. Ternyata, sampel sidik jari tersebut identik. Akhirnya salah seorang dari mereka kami panggil ke kantor. Dari situ akhirnya muncul 2 nama lainnya.” Jelas Kasat Reskrim.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Aksi pencurian ini, tergolong cukup professional untuk ukuran anak sekolah. Dengan menggunakan obeng atau alat lain, mereka berhasil masuk dan menggasak sasaran mereka. Dari 5 kejadian, 2 korban pencurian telah melapor ke polisi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selain mencuri uang tunai, mereka mengincar barang-barang elektronik yang mudah dijual seperti laptop, proyektor atau infocus, computer dan kamera digital. Bahkan salah satu laptop hasil curiannya, dijual ke Kaimana.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Ada laptop yang dijual ke Kaimana. Mereka berangkat naik kapal. Setelah berhasil menjual barang curiannya, mereka pulang naik pesawat terbang. Dalam aksinya, kadang mereka bertiga, kadang hanya berdua.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Akibat perbuatannya, sejak Jumat (11/5) lalu, ketiganya meringkuk di tahanan Polres fakfak untuk penyidikan lebih lanjut. (wah)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/polisi-bongkar-pencurian-berantai-libatkan-3-pelajar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 ATM BRI Telah Beroperasi</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/3-atm-bri-telah-beroperasi.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/3-atm-bri-telah-beroperasi.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2012 03:35:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi & Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak bank]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3951</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Nasabah BRIdi Fakfak kini semakin dimanjakan. Bank BUMN ini kini telah mengoperasikan 3 ATM, sedangkan 2 ATM segera menyusul pengoperasiannya. Demikian dikatakan Kepala BRI Cabang Fakfak, Hari Basuki. “Sudah 3 ATM yang online. Selain di Kantor Cabang ini, ATM BRI di Kantor BRI Unit Danaweria juga sudah online. Satunya lagi di Pasar Torea. Masih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3952" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3952" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/3-atm-bri-telah-beroperasi.html/fakfak-bank"><img class="size-full wp-image-3952" title="fakfak bank" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-bank.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">E-Bus, salah satu perangkat layanan BRI</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Nasabah BRIdi Fakfak kini semakin dimanjakan. Bank BUMN ini kini telah mengoperasikan 3 ATM, sedangkan 2 ATM segera menyusul pengoperasiannya. Demikian dikatakan Kepala BRI Cabang Fakfak, Hari Basuki.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Sudah 3 ATM yang online. Selain di Kantor Cabang ini, ATM BRI di Kantor BRI Unit Danaweria juga sudah online. Satunya lagi di Pasar Torea. Masih ada 2 ATM lagi yang segera beroperasi, yaitu ATM BRI di Telkom dan ATM BRI di Kantor BRI Unit Thumburuni, yang ada di ruko depan. Sebab Kantor BRI Unit Thumburuni akan dipindah ke depan untuk memudahkan pelayanan.”Jelas Hari Basuki.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pelayanan bank tertua di Indonesia ini, tak lama lagi akan semakin dekat dengan nasabahnya, setelah mobil bank keliling yang dilengkapi fasilitas ATM, tiba di Fakfak. Dengan keberadaan mobil bank keliling yang diistilahkan e-bus ini, nasabah yang berada di luar Kota Fakfak, dapat lebih mudah mendapatkan layanan perbankan. (wah)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/3-atm-bri-telah-beroperasi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya, Sunardi Dilantik Jadi Anggota Dewan</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/akhirnya-sunardi-dilantik-jadi-anggota-dewan.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/akhirnya-sunardi-dilantik-jadi-anggota-dewan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 10:03:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Politik & Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak dprd]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3947</guid>
		<description><![CDATA[Fakfakinfo.com_ Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Fakfak dari PPP, dari almarhum H. Usman Tomsio ke Sunardi, SE. dilaksanakan dalam sidang paripurna pada Kamis (10/5) di Gedung Pendidikan dan Latihan, Wagom. Sidang paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Fakfak, Afit Rumagesan, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Siti Rahmah Hegemur. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_3948" class="wp-caption alignleft" style="width: 360px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" rel="attachment wp-att-3948" href="http://fakfakinfo.com/2012/05/akhirnya-sunardi-dilantik-jadi-anggota-dewan.html/fakfak-dprd"><img class="size-full wp-image-3948" title="fakfak dprd" src="http://fakfakinfo.com/wp-content/uploads/2012/05/fakfak-dprd.jpg" alt="" width="350" height="260" /></a><p class="wp-caption-text">Sunardi, Akhirnya Dilantik Menjadi Anggota DPRD Fakfak dari PPP</p></div>
<p style="text-align: justify;">Fakfakinfo.com_ Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Fakfak dari PPP, dari almarhum H. Usman Tomsio ke Sunardi, SE. dilaksanakan dalam sidang paripurna pada Kamis (10/5) di Gedung Pendidikan dan Latihan, Wagom.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sidang paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Fakfak, Afit Rumagesan, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Siti Rahmah Hegemur.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ketua PPP, Jufri Ahmad, mengaku lega karena proses PAW dapat berjalan dengan baik. “Kami menunggu sudah 2 bulan lebih, sejak Pebruari lalu. Alhamdulillah, akhirnya proses PAW dapat berjalan dengan baik. Untuk itu kami ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Fakfak, Pimpinan DPRD serta pihak lain yang membantu kelancaran proses PAW ini.”</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dalam kesempatan yang sama, Jufri Ahmad juga menyampaikan penghargaan dan terima kasihnya, mewakili partai, kepada keluarga almarhum H. Usman Tomsio.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Mewakili partai, kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya, serta terima kasih kami kepada almahum H. Usman Tomsio beserta keluarganya, atas pengabdian dan perjuangannya selama aktif di partai.” Lanjut Jufri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">PAW anggota PPP ini memang sempat menjadi spekulasi. Pasalnya, PPP adalah partai non pendukung pimpinan daerah saat ini. Banyak yang menduga, proses PAW ini akan terganjal saat di meja Bupati maupun di meja Gubernur. Namun, ternyata spekulasi itu kini tertepis. Meski menunggu cukup lama, proses PAW terjadi juga. (wah)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/akhirnya-sunardi-dilantik-jadi-anggota-dewan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anjing Disayang Anjing Ditendang</title>
		<link>http://fakfakinfo.com/2012/05/anjing-disayang-anjing-ditendang.html</link>
		<comments>http://fakfakinfo.com/2012/05/anjing-disayang-anjing-ditendang.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 09:58:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wahyu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[fakfak binatang liar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fakfakinfo.com/?p=3944</guid>
		<description><![CDATA[Anjing, (dengan koma) binatang yang satu ini banyak digemari orang untuk dipelihara. Ada yang memeliharanya untuk menjadi “Mr security” di rumah, ada yang memanfaatkan keahliaannya dalam berburu, ada yang menggantikannya jadi boneka di rumah, bahkan ada juga yang menjadikannya menu khusus di atas meja makan. Memang bermanfaat jikalau dimanfaatkan dan ditempatkan pada tempatnya. Tapi bagaimana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Anjing, (dengan koma) binatang yang satu ini banyak digemari orang untuk dipelihara. Ada yang memeliharanya untuk menjadi “Mr security” di rumah, ada yang memanfaatkan keahliaannya dalam berburu, ada yang menggantikannya jadi boneka di rumah, bahkan ada juga yang menjadikannya menu khusus di atas meja makan. Memang bermanfaat jikalau dimanfaatkan dan ditempatkan pada tempatnya. Tapi bagaimana jika hewan ini tidak terurus dengan baik?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Seorang teman ketika ditanya tentang kecelakaan motor yang menimpanya beberapa hari yang lalu, jawabnya kocak : “Tidak tahu siapa yang punya anjing. Tahu-tahu sudah menyeberang jalan. Tidak lewat zebra cross lagi. Saya rem mendadak, malah saya yang terbanting ke aspal.”</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Teman lain yang juga menjadi korban kecelakaan yang disebabkan anjing, mempunyai jawaban yang hampir sama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">“Aduh, kemarin subuh saya pulang dari piket. Tiba-tiba ada anjing 7 atau 8 ekor, menggonggong keras lalu mengejar saya. Saya tarik gas motor kencang untuk menghindari gigitan anjing. Sialnya, saya tidak melihat kalau di depan ada bak sampah. Selanjutnya….brakkk, saya tidak ingat apa-apa lagi.”</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mungkin tidak terlalu banyak orang yang berpikir tentang hal ini, hingga kesannya biasa-biasa saja. Tapi kasihan juga pahlawan kebersihan kota pala seperti pasukan kuning, tukang sapu jalanan yang tiap subuh harus berurusan dengan sisa popok bayi yang berantakan di jalan setelah dicabik-cabik habis dengan ganasnya oleh si Bleki dan komplotannya. Padahal sorenya para pembantu rumah tangga sudah menyusunnya dengan rapi dalam kantong plastik dan bertengger di bak sampah menunggu angkutan pagi ke TPA. Sebelum angkutan kuning tiba, kantong-kantong plastik sisa-sisa makanan warungpun berhamburan di jalan, jadi korban amukkan taring-taring ganas gerombolan semalam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Memang jika diperhatikan dengan seksama akhir-akhir ini di Fakfak, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, hampir di setiap sudut kota sudah semakin banyak ditemukan hewan ini.  Si anjing bukannya menjaga rumah tuannya, tapi malah berkeliaran berkelompok-kelompok pada malam hari. Para anjing ini berkelompok tidak cuma di lorong-lorong kecil, namun di jalan-jalan raya pun tidak sedikit. Dan populasi ini akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Sebenarnya ini adalah masalah yang serius, dan perlu penanganan khusus pemerintah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bila memang ini hal yang perlu dilakukan, maka mungkin menjadi tugas Satpol PP serta dinas terkait, missal dinas kesehatan, untuk melakukan razia terhadap hewan penyebab penyakit rabies ini, sebagaimana dilakukan oleh beberapa daerah lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kini, pedagang ikan sudah cukup tertib. Miras dan Kupu-kupu malam pun sudah sedikit terlokalisir. Jika begitu, bagaimana kalau si anjing juga dikenakan razia? (Junaid Cass)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fakfakinfo.com/2012/05/anjing-disayang-anjing-ditendang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

